Senin, 04 Oktober 2010

JARINGAN KOMPUTER

Dina Amalia

50408283

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

KONSEP KOMUNIKASI DATA

Pengertian Komunikasi Data

komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet

Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:

*Melalui Infrastruktur Terestrial

Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).

*Melalui Satelit

Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.

Sejarah komunikasi Data

Pada tahun 1969, lembaga riset departemen pertahanan Amerika,DARPA (Defence advance Research Project Agency), Mendanai sebuah riset untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar komputer. Riset ini bertujuan untuk mengembangkan aturan komunikasi data Antar komputer yang:
- Bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data yang terhubung satu dengan yang lain.

- Tahan terhadap berbagai ganguan (bencana alam, serangan nuklir dan lain-lain)

Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan melahirkan ARPANET.Tahun 1972, ARPANET didemontrasikan didepan peserta the first international Cenference on Computer Communication dengan menghubungkan 60 Node.

Aplikasi internet yang pertama kali ditemukan adalah FTP. Menyusul kemudian e-mail, dan telnet, e-mail menjadi aplikasi yang paling popular dimasa ARPANET, tahun 1979 tercatat sebagai tahun berdirinya USENET yang pada awalnya menghubungkan Universitas Duke dan UNC. Grup yang pertama kali dibentuk dalam USENET ADALAH Grup net.

Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar, protocol komunikasi data yang digunakan pada waktu itu yaitu, NCP(Network Commication Protocol), tidak sanggup menampung node komputer yang besar ini, DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum ini dinamakan TCP/IP departement pertahanan Amerika serikat menyatakan TCP/IP menjadi standart untuk jaringan pada 1982. Protokol ini kemudian di Adopsi menjadi standart ARPANET pada tahun 1983. Perusahaan bold Beranek Newman(BBN) membuat protocol TCP/IP berjalan diatas komputer dengan system operasi UNIX. Pada saat itulah dimulai perkawinan antara UNIX dan TCP/IP.

Pada tahun 1984 jumlah host di internet melebihi 1000 buah. Pada tahun itu pula di perkenalkan Domain nama System(DNS) yang mengganti fungsi tabel nama host .System Domian ini lah yang saat ini kita gunakan untuk menulis nama host.

Tahun 1986, lembaga ini ilmu pengetahun nasional Amerika serikat U.S national Science Foundation (NSF)mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai USFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat computer super dan memungkinkan terhubungnya Universitar-Universitas di Amerika serikat dengan kecepatan jaringan tulang punggung sebesar 56Kbps. Jaringan inilah yang kemudian menjadi embrio berkembangnya Internet yang kita kenal sekarang ini.

Pada tahun 1987 berdiri UUNET yang saat ini merupakan salah satu provider utama Internet. Tercatat pula pada tahun tersebut jumlah host melewati angka 10.000. setahun kemudian kecepatan jaringan tulang punggung NSFNET ditingkatkan menjadi T1(1,544 Mbps). Disamping itu juga terdapat beberapa negara di eropa Yang masul ke jaringan NSFNET.

Perkembangan internet menjadi semakin luas dan sampai menjangkau Australia dan Selandia Baru pada tahun 1989. Pada tahun tersebut jumlah host internet mencapai 100.000. Dua tahun kemudian Aplikasi Internet bertambah dengan diciptakan Word Wide Web(WWW). pada tahun tersebut kecepatan jaringan tulang punggung NFSNET ditingkatkan lagimenjadi T3(45Mbps). Pada tahun 1992 jumlah host di internet mencapai 1 juta host. Salah satu pemicu perkembangkan ini adalah meluasnya penggunaan layanan Gopher yang terdapat di Inernet. Pada tahun ini juga untuk pertama kalinya dilaksanakan siaran dan vidio Multicast melalui IETF MBONE(Multicast backbone). Pada saat suatu komputer ingin berkomunikasi dengan komputer lain melalui LAN (Local Area Network), komputer tersebut membutuhkan media koneksi yang membentuk suatu topologi tertentu.

Tujuan Komunikasi Data

Mengirim data dalam jumlah besar dan waktu yang singkat dengan cara yang efisien dan ekonomis dari suatu tempat ke tempat lain tanpa ada kesalahan.

Keuntungan Komunikasi Data

a) memungkinkan penggunaan komputer atau terminal secara terpusat (sentralisasi) maupun tersebar (desentralisasi) sehingga mendukung menajemen dalam hal kontrol.

b) mempermudah kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem computer

c) mengurangi waktu untuk pengolahan data

d) mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan

e) mempercepat penyebaran informasi

Faktor yang harus diperhatikan pada komunikasi data

-Protokol yang digunakan

Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan, misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali.

-Media Transmisi

Media transmisi harus efisien, biasanya karakteristik media transmisi adalah kemampuan besar data yang dapat ditampung (bandwidth), redamannya, daya yang dapat ditampung oleh transmisi, dan waktu yang dibutuhkan oleh transmisi.

-Lalu lintas data (Traffic)

Lalu lintas data biasanya dipengaruhi oleh jumlah dan lokasi dari terminal dan komputer, kepadatan lalu lintas, prioritas / urgensi informasi yang disalurkan.

-Keandalan sistem yang digunakan
Maksud dari keandalan sistem disini adalah mudah atau tidaknya sistem terserang ancaman dari luar yang merugikan proses data tersebut.

Kendala-kendala pada Komunikasi Data

Waktu Tanggap, waktu tanggap sistem merupakan ukuran kecepatan sistem dalam memberikan tanggapan atas input data yang dimasukan.

Throughput, throughput merupakan ukuran beban dari sistem, yaitu persentase waktu yang diberikan untuk pengiriman data dengan melewati media transmisi tertentu.

Faktor Manusia, manusia merupakan perancang, pembuat sekaligus pengguna sistem. Faktor manusia merupakan faktor yang sangat dominan dan menentukan lancar atau tidaknya sistem.

Komponen Komunikasi Data

Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data

Penerima, adalah piranti yang menerima data

Data, adalah informasi yang akan dipindahkan

Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data

Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.

Adapun Perbedaan Sinyal/Isyarat Analog Dengan Digital

1 Sinyal Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.

Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.

Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

2. Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalam perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital.

Jenis Operasi Komunikasi Data

Data Collection, data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station), disimpan dalam memori dan pada waktu-waktu tertentu data tersebut akan diolah. Contoh : aplikasi inventori penggajian

Inquiry and Response, pemakai dapat mengakses langsung ke file atau program. Data yang dikirimkan ke sistem komputer dapat langsung diproses dan hasilnya dapat segera diberikan. Bila pemakai melakukan dialog dengan komputer maka sistem seperti ini disebut interaktif. Contoh : aplikasi perbankan, pembayaran dipertokoan

Storage and Retrival, data yang sebelumnya disimpan dalam komputer dapat diambil sewaktu-waktu oleh pihak yang berkepentingan tanpa dibatasi jarak, contohnya : penyimpanan data online atau pada email.

Time Sharing, sejumlah pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama. Setiap pemakai diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain diberikan kesempatan untuk mengerjakan. Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara bersama untuk pengembangan perangkat lunak. Remote Jon Entry, Remote Job Terminal mengirimkan program atau data (text) untuk disimpan ke komputer pusat tempat data diproses. Program tersebut dikerjakan secara batch, yaitu diolah setelah gilirannya tiba. Contoh : web application

Real Time Data Processing and Process Control, Hasil proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut (real time). Contohnya : Google Maps
Data Exchange Among Computers, pertukaran data berupa program, file dan sebagainya antar sistem komputer.

Jaringan komputer

· Wide Area Network (WAN), World Wide Area mencakup lebih dari 50 km. Skala internasional.

· Metropolitan Area Network (MAN), mencakup satu kota, sekitar 20 hingga 50 km.

· Local Area Network (LAN), dalam satu atau beberapa gedung, dalam satu kompleks kurang dari 20km.

Berdasarkan cara atau bentuk transmisi

  • Switched Network, terdapat switch dalam jaringan. Paket dikirim ke switch untuk diteruskan ke tujuan.
    • Circuit Switched Network
    • Message Switched Network
    • Packet Switched Network
  • Broadcast Network, paket dikirim ke beberapa arah sekaligus
    • Radio packet Network, paket saluran transmisi radio
    • Satelite Network

Protokol

Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik. Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).

Komponen Protokol

1. Aturan atau prosedur

Mengatur pembentukan/pemutusan hubungan

Mengatur proses transfer data

2. Format atau bentuk

representasi pesan

3. Kosakata (vocabulary)

Jenis pesan dan makna masing-masing pesan

Fungsi Protokol

Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar.

Ada 3 topologi yang dikenal di jaringan komputer :

1. Bus, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel CoAX (RG58) atau 10 Base 2. Bentuk jaringan Bus menyerupai jalan yg memiliki banyak pemberhentian (bus stop)

2. Star, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP atau 10/100/1000Base-T. Bentuk jaringan Star menyerupai bintang dgn pusatnya adalah suatu hub atau switch

3. Ring, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP cat 3 atau TokenRing. Bentuk jaringan Ring secara fisik menyerupai Star dgn pusatnya adalah suatu perangkat yg bekerja secara Ring (informasi diputar dlm lingkaran sampai ditemukan tujuannya

Susunan Protokol

Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam layer ini, jumlah, nama, isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi tujuan dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada di atasnya. Susunan dari layer ini menunjukkan tahapan dalam melakukan komunikasi. Antara setiap layer yang berdekatan terdapat sebuah interface. Interface ini menentukan layanan layer yang di bawah kepada layer yang di atasnya. Pada saat merencanakan sebah jaringan, hendaknya memperhatikan bagaimana menentukan interface yang tepat yang akan ditempatkan di antara dua layer yang bersangkutan.

Standarisasi Protokol (ISO 7498)

ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnection) Reference Model. Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.

1. Application Layer: interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource jaringan yang diakses. Kelompok aplikasi dengan jaringan:

File transfer dan metode akses

Pertukaran job dan manipulasi

Pertukaran pesan

2. Presentation Layer: rutin standard me-presentasi-kan data.

Negosiasi sintaksis untuk transfer

Transformasi representasi data

3. Session Layer: membagi presentasi data ke dalam babak-babak (sesi)

Kontrol dialog dan sinkronisasi

Hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi

4. Transport Layer:

Transfer pesan (message) ujung-ke-ujung

Manajemen koneksi

Kontrol kesalahan

Fragmentasi

Kontrol aliran

5. Network Layer: Pengalamatan dan pengiriman paket data.

Routing

Pengalamatan secara lojik

setup dan clearing (pembentukan dan pemutusan)

6. Data-link Layer: pengiriman data melintasi jaringan fisik.

Penyusunan frame

Transparansi data

Kontrol kesalahan (error-detection)

Kontrol aliran (flow)

7. Physical Layer: karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal data.

Router, Bridge dan Repeater

1. Router adalah merupakan piranti yang menghubungkan dua buah jaringan yang berbeda tipe maupun protokol. Dengan router dapat dimungkinkan untuk :

Menghubungkan sejumlah jaringan yang memiliki topologi dan protokol yang berbeda.

Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada lokasi yang lain.

Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil dan mudag untuk dikelola.

Memungkinkan jaringan dihubungkan ke internet dan informasi yang tersedia dapat diakses oleh siapa saja.

Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan.

Melindungi jaringan dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dengan cara membatasi akses terhadap data-data yang tidak berhak untuk diakses.

2. Bridge adalah jenis perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama (ataupun bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat yang tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu bridge memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan pengiriman dan penerimaan data.

3 Repeater adalah piranti yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal atau isyarat yang melewatinya, Dua sub jaringan yang dilewatkan pada repeater memiliki protokol yang sama untuk semua lapisan. Repeater juga berfungsi untuk memperbesar batasan panjang satu segmen. Sehingga dapat digunakan untuk memperpanjang jangkauan jaringan.

Sumber : http://terusbelajar.wordpress.com/2009/02/17/konsep-dasar-komunikasi-data/

Jumat, 01 Oktober 2010

GRAFIK KOMPUTER



GRAFIK KOMPUTER










Gambar Grafik Komputer


Apa itu Grafik Komputer?

Grafika komputer dalam bahasa inggris Computer graphics adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan, penyimpanan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.

Istilah ”Grafik Komputer” ditemukan pada tahun 1960 oleh William Fetter yaitu pembentkan desain model cockpit (Boing) dengan menggunakan pen plotter dan referensi model tubuh manusia 3D

Bagia pada grafik Komputer:

* Geometri : mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
* Animasi :mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan
* Rendering : mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya
* Citra (Imaging) : mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.

Tipe-Tipe Grafik Komputer

Dalam desain grafis (graphic design) ada dua macam tipe grafik, yaitu grafik vektor dan grafik bitmap. Apa itu grafik vektor dan grafik bitmap? Grafik vektor adalah grafik yang berbasis besaran dan arah. Grafik vektor dapat berupa garis dan kurva. Sedangkan grafik bitmap adalah grafik yang memiliki banyak titik atau pixel dengan warna yang menawan.

Perbandingan grafik vektor dan grafik bitmap

Grafik Vektor Grafik Bitmap

1. Terdiri atas kurva dan garis berdasarkan rumus matematis 1, Terdiri atas kumpulan pixel dengan warna tertentu
2. Resolution independent 2. Resolution dependent
3, Memerlukan ruang penyimpangan yang relatif kecil 3. Memelukan ruang penyimpanan yang relatif lebih besar
4, Cocok untuk gambar dengan warna sederhana 4. Cocok untuk gambar yang detail dengan gradasi warna yang rumit


Grafik Komputer 3D

Grafik komputer 3D ialah salah satu bidang kajian dalam bidang grafik komputer yang memanipulasikan model-model berangka untuk objek tiga dimensi melalui komputer. Grafik sebegini paling biasa digunakan bersama-sama dengan animasi komputer untuk menjanakan imej pandangan bagi penerbitan filem dan televisyen, permainan komputer dan video, ilustrasi komersil, kejuteraan, dan penggambaran saintifik. Istilah "grafik komputer 3D" boleh juga digunakan untuk merujuk kepada imej-imej yang dihasilkan melalui model-model tersebut.

Grafik komputer boleh dibahagikan kepada dua jenis iaitu grafik komputer masa-nyata dan grafik komputer bukan masa-nyata. Grafik komputer masa-nyata membenarkan pengguna berinteraksi dengannya. Contohnya ialah seperti permainan komputer, simulasi penerbangan dan sistem telusur maya. Manakala grafik bukan masa-nyata hanya membenarkan pengguna melihat sahaja. Contoh grafik bukan masa-nyata ialah filem animasi dan persembahan multimedia.

Pengunaan komputer dalam menghasilkan Grafik komputer 3D ini menjadikan grafik 3D janaan komputer ini begitu istimewa sekali kerana imej 3D yang dihasilkan itu dapat dibentuk dengan sangat terperinci menyamai objek sebenar atau hampir menyamai objek sebenar sehingga kita kadang-kadang tidak dapat membezakan antara gambar sebenar atau gambar yang dihasilkan dengan komputer. Selain daripada dapat menghasilkan gambar objek seperti objek sebenar,grafik 3d berkomputer ini juga digunakan untuk meggambarkan sesuatu idea atau objek yang belum dicipta kepada bentuk 3 dimensi. Sebagai contoh dalam industri pembuatan kereta, rekabentuk sesebuah kereta yang hanya direka dalam bentuk paparan di atas kertas boleh dipindahkan ke dalam komputer yang kemudiannya dibentuk secara 3d oleh artis 3d yang mana imej kereta secara 3d itu boleh dipaparkan secara 360 darjah. Keupayaan imej 3 dimensi janaan komputer ini membolehkan pereka melihat dengan lebih sebenar apa yang akan dibina nanti dan bagaimana rupa kereta tersebut apabila siap nanti.

Imej yang dihasilkan dalam bentuk 3 dimensi secara digital ini juga dikenali sebagai model 3 dimensi. Ada juga yang merujuk kepada perkataan objek 3 dimensi.Model 3 dimensi ini pula boleh terdiri daripada model manusia, haiwan, kenderaan, bangunan, perkakas elektrik, gajet, pokok malah bukit-bukau dan lain-lain lagi. Model 3 dimensi ini pula akan dikeluarkan dalam 2 bentuk iaitu secara gambar pegun atau animasi 3d.


Minggu, 04 April 2010

ORGANISASI SISTEM BERKAS

TUGAS ORGANISASI SISTEM BERKAS

KELOMPOK:

Dina Amalia 50408283
Muvi Widiyanti 50408553

RistiMustikaBrilianti 50408732
Tika Ayu Anggraini 51408020

Kelas 2ia11

  • PENGERTIAN BERKAS RELATIF

Suatu cara yang efektif dalam mengorganisasi sekumpulan record yang membutuhkan akses sebuah record dengan cepat. dalam berkas relative ada hubungan antara key yang dipakai untuk mengidetifikasi record dengan lokasi record dalam penyimpanan sekunder. urutan record secara logic tidak ada hubungannya dengan urutan secara fisik menurut nilai key.

  • PROSES

pada waktu sebuah record ditulis kedalam berkas relative. fungsi pemetaan R digunakan untuk menerjemahkan NILAI KEY DARI RECORD menjadi ADDRESS, dimana record tersebut disimpan. Begitu pula pada waktu akan me-retrieve record dengan nilai key tertentu, fungsi pemetaan R digunakan terhadap nilai key tersebut, untuk menerjemahkan nilai key itu menjadi sebuah address dalam penyimpanan sekunder, dimana record tersebut ditemukan. Organisasi berkas relatif ini tidak menguntungkan bila penyimpanan sekundernya berupa media SASD, seperti magnetic tape. Berkas relative harus disimpan didalam media SASD, seperti disk atau Drum. dimungkinkan untuk mengakses record-record dalam berkas relatif secara consecutive, tetati perlu diketahui bahwa nilai key tidak terurut secara logic.

Ada 3 teknik dasar yang digunakan untuk menyatakan fungsi pemetaan R, dimana R(NILAI KEY) ADDRESS:

  1. Direct Mapping (Pemetaan Langsung)
  2. Directory Lookup (Pencarian Tabel)
  3. Calculation (Kalkulasi)

Penjelasan:

  • Teknik Direct Mapping (Pemetaan Langsung)

teknik ini merupakan teknik yang sederhana untuk menerjemahkan nilai record key menjadi address. Ada 2 cara dalam pemetaan langsung, yaitu:

- Absolute Addressing (Pengalamatan Mutlak).

R (NILAI KEY) ADDRESS

NILAI KEY = ALAMAT MUTLAK

Nilai key yang diberikan oleh pemakai program sama dengan ADDRESS sebenarnya dari record tersebut pada penyimpanan sekunder. pada waktu record disimpan, lokasi penyimpanan record (nomor silinder, nomor permukaan, nomor record) bila dipakai Cylinder Addressing bila dipakai Sector Addressing harus ditentukan oleh pemakai.

Untuk teknik pengalamatan mutlak ini kita tidak perlu mempermasalahkan kunci atribut karena kita diminta lansung menuliskan dimana alamat record yang akan kita masukkan . jika kita menggunakan hard disk atau macnetic drum, ada dua cara dalam menentukan alamat memorinya, yaitu:

  • Cylinder Addressing
  • Sector Addressing

jika kita menggunakan Cylinder Addressing , maka kita harus menetapkan nomor-nomor dari silinder (Sylinder), permukaan (Surface), dan Record. Sedangkan bila kita menggunakan Secto Addresing, maka kita harus menetapkan nomor-nomor dari sektor (Sector), lintasan (Track), dan permukaan (Surface). teknik ini mudah dalam pemetaan (pemberian alamat memorinya).

Keuntungan dari Pengalamatan Mutlak:

  • Fungsi Pemetaan R sanant sederhana.
  • tidak membutuhkan waktu yang lama dalam menentukan lokasi record pada penyimpanan sekunder.

Kelemahan dari Pengalamatan Mutlak:

  • Pemakai harus mengetahui dengan pasti record-record yang disimpan secara fisik
  • alamat mutlak adalah device dependent. perbaikan atau pengubahan device, dimana berkas berada akan mengubah nilai key.
  • Alamat mutlak adalah address spase dependent. Reorganisasi berkas relative akan menyebabkan nilai key berubah.

- Relatif Addressing (Pengalamatan Relatif).

Teknik ini menjadi atribut kunci sebagai alamat memorinya, jadi data dari NIM dijadikan bertipe numeric (Integer) dan dijadikan alamat dari record yang bersangkutan. cara ini memang sangat efektif untuk menemukan kembali record yang sudah disimpan, tetapi sangat boros pengunaan memorinya. tentu alamat memorinya mulai dari 1 higga alamat ke sekian juta tidak digunakan karena nilai dari NIM tidak ada yang kecil. pelajari keuntungan dan kerugian lainnya. teknik ini termasuk dalam katagori address space dependent.

Keuntungan dari Pengalamatan Relatif:

  • Fungsi pemetaan R sangat sederhana.
  • Nilai Key dari sebuah record dapat ditentukan lokasi recordnya dalam sebauh penyimpanan sekunder tanpa memerlukan waktu proses yang berarti.

Kelemahan dari Pengalamatan Relatif:

  • Alamat Relatif adalah bukan device dependendent.
  • Alamat Relatif adalah address space dependent.
  • Terjadinya pemborosan ruangan.
  • Directory Lookup (Pencarian Tabel)

dalam pencarian tabel adalah sebuah table atau direktori dari nilai key dan address. Teknik ini dilakukan dengan cara, mengambil seluruh kunci atribut dan alamat memori yang ada dan dimasukkan ke dalam tabel tersendiri. jadi tabel misalnya disebut dengan tabel index hanya berisi kunci atribut misalkan NIM yang telah disorting/urut dan alamat memorinya. Sewaktu dilakukan pencarian data, tabel yang pertama dibaca adalah tabel yang diberi nama tabel index. setelah ditemukan atribur kuncinya, maka data alamat yang ada disana digunakan untuk meraih alamat record dari data(berkas,file atau tabel) yang sebenarnya. pencarian yang dilakukan di tabel index akan lebih cepat dilakukan dengan teknik pencarian melaui binary search daripada dilakukan dengan cara sequential.

Nilai key field (kunci atribut) bersifat address space independent (tidak terpengaruh terhadap perubahan organisasi file-nya), yang berubah hanyalah alamat yang ada indexnya.

Keuntungan dari Pencarian Tabel:

  • Sebuah record dapat diakses dengan cepat, setelah nilai key dalam direktori ditentukan.
  • Nilai key dapat berupa field yang mudah dimengerti.
  • Nilai key adalah Address Space Independent, dimana reorganisasi berkas tak akan mempengaruhi nilai key, yang berubah adalah alamat direktori.

  • Calculation (Kalkulasi)

pada teknik pencarian tabel kita harus menydiakan ruang memori untuk menyimpan tabel indexnya, tapi dalam teknik kalkulasi tidak diperlukan lagi hal itu. yang dilakukan adalah membuat hitungan sedemikian rupa sehingga dengan memasukkan kunci atribut recordnya, alamatnya sudah dapat diketahui, masalahnya bagaimana membuat hitungan dari kunci atribut itu sehingga hasilnya dapat lebih efisien dan tidak berbenturan dengan nilainya.

keadaan dimana:

R(K1) = R(K2)

K1 . K2

(DISEBUT BENTURAN/COLIISION).

Teknik-teknik yang terdapat pada kalkulasi alamat:

  1. Scatter Storage Technique.
  2. Randomizing Technique.
  3. Key-to-address Transformation Methods.
  4. Direct Addressing Technique.
  5. Hash Table Technique.
  6. Hashing.

Salah satu contoh penjelasan tentang teknik kalkulasi pengalamatan yaitu pemakaian Scatter Storage Technique, Randomizing Teqhnique, Key-to-address Transformation Methods, Direct Addressing Technique, Hash Table Technique & teknik Hashing antara lain:

-Scatter Storage Technique

Sebuah metode baru untuk memasukkan dan mengambil informasi yang digambarkan dalam tabel hash. Metode ini bakal menjadi efisien jika lebih banyak bagian yang sering dilihat . Jumlah yang diharapkan dari kemungkinan untuk mencari entri, diperkirakan secara teoritis dan diverifikasi oleh percobaan Monte Carlo, adalah kurang dari untuk metode sebanding lain jika tabel hampir penuh.

-Randomizing Teqhnique

Sebuah metode yang digunakan untuk pengambilan data dan informasi secara random (acak).


- Key-To-Address Tranformation Methods

Teknik yang digunakan dalam teori mengkoreksi kesalahan kode. hal ini diterapkan untuk dapat menyelesaikan masalah dalam menangani file besar. dalam pendekatan baru, file menangani masalah yang digambarkan dengan desain khusus untuk menampilkan kelayakan.

- Direct Addressing Technique

Semua instruksi lain yang diperlihatkan menggunakan pengalamatan langsung yang berarti, bahwa data yang telah direfensikan sebenarnay dan disimpan dalam struktur lain, baik sebuah register atau lokasi memori.


- Hash Table Technique

Merupakan struktur yang menggunakan fungsi hash untuk efisien peta pengdentifikasi tertentu atau kunci/key (misalkan nama-nama orang) untuk dihubungkan nilai (misalkan nomor telepon mereka). funsi dari hash digunakan untuk mengubah kunci ke indeks (hash) dari array elemen (dalam slot/ember) dimana nilai yang sesuai akan dicari. dalam banyak situasi, hash table technique atau yang sering disebut teknik tabel hash ternyata lebih efisien daripada pohon pencarian atau struktur lookup. Biasanya banyak digunakan diberbagai jenis komputer perangkat lunak terutama untuk array asosiatif, pengideksan database, cache dan set.

Keuntungan menggunakan tenik tabel hash:

  • Keuntungan utamanya dalah kecepatannya. keuntungan ini lebih jelas ketika jumlah entri yang besar (ribuan atau lebih). tabel hash dapat sangat efisien ketika jumlah maksimum entri dapat diprediksi dari sebelumnya, sehingga ember array dapat dialokasikan sekali dengan ukuran optimal dan tidak pernah diubah ukurannya.
  • Jika himpunan pasangan kunci-nilai adalah tetap dan dikenal lebih dulu sehingga insersi serta penghapusan tidak diijinkan. yang dapat mengurangi biaya rata-rata lookup pilihan hati-hati dari fungsi hash, ember ukuran meja dan struktur data internal. Secara khusus, ada kemungkinan dapat menyusun fungsi hash yang tabrakan (bebas ) atau bahkan sempurna.

Kelemahan menggunakan teknik tabel hash:

  • Untuk aplikasi pengolahan string tertentu, seperti spell-checking. tebel hash mungkin kurang efisien. jika setiap tombol diwakili oleh sejumlah kecil bit yang cukup, maka bukan sebuah tabel hash yang dapat menggunakan tombol langsung sebagai indeks ke array nilai.
  • Meskipun rata-rata biaya per operasi adalah konstan dan cukup kecil dengan biaya operasi tunggal dapat cukup tinggi. secara khusus, jiak tabel hash menggunakan ukuran dinamis, penyisipan atau penghapusan operasi yang memerlukan waktu sebanding dengan jumlah entri. hal ini dapat dilkatakan kelemahan yang serius secara realtime atau interaktif.
  • tabel hash biasanya, dalam pameran umumnya miskin pemukiman referensi artinya data yang akan deakses didistribusikan tampaknya secara acak di memori. hal ini dikarenakan tabel hash menyebabkan pola akses berupa lompat-lompatm ini dapat memicu cache mikroprosesor yang menyebabkan penundaan yang lama.
  • tabel hash menjadi sangat tidak efisien bila ada banyak tabrakan.


Contoh tabel hash:

http://4.bp.blogspot.com/_xUD99b0J9V8/S7cFbvPQuYI/AAAAAAAAAGU/nNGqCMSnZAQ/s320/HashSet3.png

-Hashing

Hashing merupakan teknik mengindeks pada menajemen database dimana nilai kunci (yang mengindentifikasikan record) dimanipulasi secara numerik untuk menghitung langsung lokasi record yang berkaitan atau titik tolak untuk mencari record yang terkait.

Teknik mengindeks pada menajemen database dimana nilai kunci (yang mengindentifikasikan record) dimanipulasi secara numerik untuk menghitung langsung lokasi record yang berkaitan atau titik tolak untuk mencari record yang terkait.

Keuntungan menggunakan teknik Hashing:

  • Nilai key yang sebenarnya dapat dipakai karena diterjemahkan ke dalam sebuah alamat.
  • nilai key adalah address space independent bila berkas direorganisasi, funsi hash dapat beruabah tetapi nilai key akan tetap.

kelemahan menggunakan teknik Hashing:

  • Distribusi nilai key yang dipakai.
  • Banyaknya nilai key yang dipakai relative terhadap ukuran dari ruang alamat.
  • Banyaknya record yang dapat disimpan pada alamat tertentu tanpa menyebabkan benturan.
  • teknik yang dipakai untuk mengatasi benturan.

FILE HASH

Karakteristik File Hash

Perbandingan Hash dan File Berindeks

Persamaan :

· Pengaksesan menurut satu atribut tunggal

Perbedaan :

· Record-rekord di file hash tidak mempunyai keterhubungan dengan penerus dan pendahulu.

· File hash menggunakan komputasi untuk memperoleh alamat record, sedangkan file berindeks mencari di indeks untuk menentukan alamat record.

· Indeks B-tree memerlukan ruangan ekstra untuk mereduksi penyisipan dan menghindari reorganisasi. File hash menggunakan ruang ekstra pada file utama untuk menyederhanakan penyisipan record ke file dan menghindari reorganisasi.

File hash disebut juga sebagai direct file karena kemampuan yang ditonjolkan file ini adalah kemampuan operasi pengaksesan secara langsung (direct access).

Kelemahan struktur file ini adalah memaksakan rekord ditempatkan mengikuti satu atibut tunggal, sehingga tidak cocok pengambilan record yang berdasarkan pada field yang bukan merupakan kunci pada fungsi hash.